10 Game Parkour Terbaik PC

10 Game Parkour Terbaik PC

Parkour atau biasa dikenal sebagai free-running merupakan jenis permainan di mana pemain bertujuan untuk berpindah dari satu titik ke titik lain di lingkungan yang menantang, dengan peralatan atau tanpa peralatan apa pun dan dengan cara seefisien dan secepat mungkin. Elemen Parkour selalu berkaitan dengan gerakan dinamis, berlari, memanjat, melompat, gerakan quadrupedal, atau gerakan akrobatik lainnya yang dianggap cocok untuk lingkungan dan situasi. Video game Dying Light, Assassin’s Creed, atau Mirror’s Edge adalah cara terbaik untuk menggambarkan elemen-elemen tersebut.

Dalam permainan ini, pemain mengontrol protagonis dari sudut pandang orang pertama atau orang ketiga dan menjelajahi lingkungan dengan melakukan gerakan menarik untuk mencapai tujuan. Sebagian besar game ini berlangsung di lingkungan terbuka yang penuh dengan berbagai struktur yang dapat digunakan pemain keuntungan. Berikut ini daftar game terbaik genre spesifik ini di PC:

1. Mirror’s Edge

Sebuah permainan inovatif dari pembuat sekuel Battlefield, Mirror’s Edge memberi sebuah permainan perspektif orang pertama penuh adrenalin dengan desain seni minimalis yang bersih dan tajam. Game aksi petualangan ini menawarkan pemain sebagai protagonis wanita dengan misi mengamankan data penting dan menyelamatkan saudara perempuanya yang diculik. Protagonis akan melintasi berbagai lanskap kota, terlibat dalam pertempuran intens dan pengejaran serba cepat. Pemain dapat merangkai gerakan lincah dan berkreasi dengan membuat jalur sendiri dengan mengubah setiap lingkungan perkotaan menjadi keuntungan dan keselamatan dirinya sendiri.

Setiap gerakan terasa cair dan mengalir secara alami, lompatan antar atap gedung yang tinggi bisa menciptakan sensasi kengerian tersendiri, serta dampak dari tembakan musuh, gerakan yang gagal atau tabrakan menciptakan ketakutan dan memicu adrenalin. Senjata utama protagonis adalah kecepatan dan kelincahan, pemain tidak hanya menghindar dan menangkap musuh, tetapi juga dapat melucuti lawan yang tidak waspada. Meski dirilis tahun 2009 silam, Mirror’s Edge adalah perpaduan game pengejaran, teka-teki, strategi, dan pertempuran hebat yang masih layak dimainkan.

2. My Friend Pedro

Jika ada satu game aksi indie terbaik sejak kemunculan Hotline Miami, maka My Friend Pedro patut dikedepankan. Game yang dikembangkan oleh DeadToast Entertainment ini memberikan pengalaman gaming yang mengasyikan dengan adegan tembak-tembakan yang seru dan penuh adrenalin. My Friend Pedro seakan membawa pemain kedalam film the Matrix dan melakukan gerakan balet menawan lagi kejam yang penuh dengan darah dan peluru. Adegan menembak dengan mengarahkan pistol dikedua tangan sambil menghindari peluru yang datang dari arah manapun, hingga berlari, meliukan tubuh dan melakukan gerakan berputar-putar saat melompat dan melayang, semua ditampilkan dalam grafis animasi yang indah.

My Friend Pedro menghargai kreativitas gerakan dinamis pemain dan keharusan berpikir cepat. Fitur gerakan lambatnya pun terbilang mempesona dan tidak merusak fluiditas gerakan karakter, menjadikan pemain menjadi lebih fokus. Sisi plot-nya terlihat ringan dan sedikit pendek, tetapi keindahan permainannya mengambil tempat terdepan dalam pengalaman game aksi ini dan tidak pernah mengecewakan.

3. Refunct

Bagaimana jika kita menemukan suatu game unik dimana permainan tersebut tidak memberi tahu apa-apa, tidak ada tutorial, tidak ada perintah kontrol secara spesifik dan tidak ada plot sama sekali? Refunct memberikan semua itu. Meski demikian, pemain dapat dengan mudah menemukan jalan dan mempelajari cara bermain tanpa sedikit pun merasa kesulitan. Game besutan Dominique Grieshofer ini merupakan platformer ringan dan sederhana yang fokus pada permainan lari dengan banyak variasi gerakan, alih-alih merupakan game parkour murni. Pemain diminta mengumpulkan balok-balok yang tersebar di lingkungan game yang cukup luas dengan kebebasan memilih jalur.

Refunct mempunyai grafis 3D tajam dengan tekstur minimalis yang benar-benar tampak indah dengan latar belakang permainan yang menakjubkan. Soundtrack-nya terdengar begitu emosional dan cocok dengan suasana permainan. Game perspektif orang pertama ini bisa diselesaikan hanya dalam setengah jam waktu bermain berkualitas tanpa gangguan. Tentunya cocok untuk sekedar relaksasi setelah menghadapi penatnya hari.

4. FrostRunner

FrostRunner adalah game platformer “speedrunning” dengan perspektif orang pertama, di mana pemain ditugasi menyelesaikan tantangan platform dengan cepat sebelum timer habis. Sesuai judulnya, game indie ini berada di lingkungan yang beku dan sunyi tanpa kehidupan dengan tambahan visualisasi efek kristal es di sisi-sisi layar. Pemain menavigasi 36 level medan Arktik menggunakan keterampilan platforming mereka, berlari atau melompat antar titik dengan menggunakan energi misterius yang memancarkan dari tangan mereka untuk saling menambat di antara kristal. Timer yang terus berdetak mendorong pemain untuk menyelesaikan level secepat mungkin dan bersaing dengan orang lain untuk mendapatkan tempat mereka di puncak papan peringkat.

5. Assassin’s Creed Series

Semua orang tahu bahwa Assassins’s Creed bukanlah genre murni game parkour, tetapi lebih dari pada itu. Tidak ada lift atau eskalator untuk menaiki puncak bangunan tertinggi, namun dengan gaya elegan menambatkan jangkuan tangan demi tangan dan pijakan kaki yang kuat sampai ke puncak untuk memetakan lanskap kota. Atau gerakan lincah dan dinamis dengan melompat antar gedung sambil terus menjelajahi lingkungan yang imersif dan beraksi secara stealth. Dirilis oleh Ubisoft, Assassin’s Creed merupakan seri game aksi-petualangan terbaik dengan perspektif orang ketiga dengan plot antara Assassins dengan Templar, antara kebebasan yang menjunjung kesetaraan dengan totaliterisme yang kaku.

Ada banyak versi dari Assassin’s Creed, diantaranya Black Flag dengan protagonis seorang bajak laut bernama Edward Kenway dan berlatar di Karibia tahun 1715. Assassin’s Creed Unity yang menceritakan sejarah Prancis dalam alur cerita yang memikat dan paling kelam saat masa-masa revolusi. Assassin’s Creed Rogue dengan protagonis Shay Patrick Cormac di Amerika Utara abad 18 ditengah kekacauan dan kekerasan perang Prancis dan Indian. Assassin’s Creed Syndicate dimana pemain mengendalikan salah satu dari dua protagonis utama seperti Evie Frye dan Jacob yang berkisah di London bergaya Victoria, dan seterusnya. Semua game menawarkan gameplay terbuka dan beberapa diantaranya menawarkan mode co-op multi pemain seperti pada Unity.

6. Dying Light

Dikembangkan oleh Tecland dan dirilis oleh divisi Publishing-nya pada 2015 silam, Dying Light menawarkan RPG open world horror-survival dengan aksi perspektif orang pertama bertema zombie apokaliptik. Permainan berputar di sekitar karakter protagonis agen rahasia yang ditugaskan untuk menyusup ke kota Harran. Kota ini penuh dengan mayat hidup dan tugas pemain adalah untuk tetap bertahan hidup dengan menggunakan keterampilan parkour, teknik bertempur unik dan persenjataan canggih yang dimodifikasi. Dying Light adalah salah satu permainan terbaik dari genre spesifik ini. Jika kalian adalah penggemar berat tema-tema apokaliptik yang penuh kekacauan, maka game ini menawarkan aksi nyata dan permainan penuh adrenalin yang pasti akan membuat kalian menikmatinya.

Dying Light menawarkan pertarungan jarak dekat terhadap musuh yang memungkinkan pemain menggunakan sejumlah alat sebagai senjata jarak dekat sambil menikmati pertempuran mematikan dan brutal. Pemain harus tetap hidup untuk menyelesaikan cerita utama dan menyelamatkan orang-orang tertentu dalam quest. Dengan pengaturan game yang hebat, visualyang dibuat dengan indah, gameplay memompa adrenalin dan mode permainan multipemain co-op, Dying light merupakan game aksi, RPG, horor, dan survival yang luar biasa untuk dimainkan dan dinikmati.

7. Titanfall 2

Dirilis Oktober 2016 silam, Titanfall 2 merupakan game aksi FPS yang menawarkan pengalaman multipemain yang brilian. Masih mengambil kosep gameplay yang mirip dengan pendahulunya, Titanfall 2 menambahkan sejumlah fitur baru dalam gameplay inti. Game menawarkan mode campaign pemain tunggal dan multi-pemain yang dikemas dalam twist yang menarik, karakter baru, dan pertarungan menggunakan Mech futuristik. Pemain bebas memilih faksi IMC atau Militia yang terlibat dalam pertarungan dalam cerita utama.

Tidak seperti game sebelumnya, Titanfall 2 menampilkan robot Titans yang lebih canggih dan ditingkatkan dari beberapa aspek baik senjata, armor, atau mobilitasnya. Dengan narasi menarik, visual luar biasa dan gameplay yang imersif, Titanfall 2 menawarkan ikatan yang benar-benar nyata antara manusia dan mesin robot.

8. Clustertruck

Clustertruck merupakan jenis platformer baru dengan menawarkan inovasi baru. Landfall mengembangkan sebuah game physics dimana pemain harus menjadikan truk kontainer yang melaju kencang di atas jalan raya sebagai lintasan. Namun bukan lintasan dan jenis mengemudi yang normal, tapi lebih gila dan bergerak secara tidak terduga, sehingga membutuhkan respon yang cepat dan ketangkasan. Awal permainan mungkin terlihat gampang, namun mode campaign secara bertahap akan lebih sulit dan terkadang membuat frustasi. Permainan menjadi lebih gila ketika bahaya seperti palu berayun, laser atau penyembur api ditambahkankan kedalam lintasan. Secara keseluruhan, Clustertruck memberikan pengalaman yang menyenangkan dan banyak menghasilkan momen lucu berkat konsepnya yang konyol.

9. Valley

Dikembangkan oleh Blue Isle Studios, Valley merupakan video game aksi-petualangan di lingkungan terbuka dengan perspektif orang pertama. Pemain menavigasi dunia ekspansif menggunakan armor eksoskeleton L.E.A.F yang menciptakan kecepatan dan kelincahan secara spektakuler untuk mengeksplorasi lingkungan fantasi yang imersif. Protagonis dengan kekuatan L.E.A.F yang disesuaikan mempunyai kemampuan fenomenal untuk memanipulasi hidup dan mati semua makhluk hidup untuk mengungkap rahasia mengejutkan dari lembah misterius di Pegunungan Rocky yang eksotis.

Pemain bisa melakukan interaksi dengan lingkungan dengan tujuan untuk menyelesaikan serangkaian tugas, atau berlari, melompat, dan melakukan berbagai gerakan agresif diatas manusia normal. Selama gameplay, pemain mengalami twist unik tentang kematian, dan semakin banyak pemain mati, semakin banyak lingkungan akan mati di sekitar pemain. Pemain harus meningkatkan dirinya sendiri, meningkatkan setelannya dengan kekuatan dan kemampuan baru. Game indie ini menawarkan soundtrack yang luar biasa dan tampilan dunia indah yang terdiri dari makhluk unik, hutan, reruntuhan kuno, dan musuh berbahaya.

10. Cloudbuilt

Dikembangkan oleh Coilworks dan dirilis oleh Rising Star Games tahun 2014 silam, Cloudbuilt adalah game berlari bebas (free-running) menarik dengan dimensi metaforis yang menyentuh. Game indie ini merupakan platforming video game bergaya parkour dikombinasikan dengan permainan senjata penuh aksi saat pemain berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan setiap tahap. Memerankan protagonis wanita bertenaga roket, pemain dituntut untuk bergerak cepat dan presisi menghindari bahaya fatal dan menghancurkan robot atau berbagai penghalang dengan laser sambil terus berlari mencapai tidak hanya garis finish, tetapi juga papan peringkat teratas di seluruh dunia. Dalam game bergrafis kartun ini, pemain bisa membuat tingkatan Cloudbuilt mereka sendiri dengan Level Editor dan dapat mengunggahnya ke Steamworks atau mengunduh tingkatan yang dibuat oleh pengguna lain.

No Responses

Write a response